saat aku lemah tidak berdaya...
dia menghampiriku....
saat aku menangis....
dia memujukku...
saat aku kecewa....
dia mengubati laraku.....
saat aku mengharapkannya....
dia menghampiriku........
dia,
membuatku bahagia saat di sampingnya....
kepada dia tempatku mengadu segala masalahku....
tempatku menangis....
tempatku berteduh....
tempatku bermanja....
malam itu......
lena aku tidur....
aku terlupa akan dirinya......
aku lupa untuk bertemu dengannya.....
walaupun aku tahu dia sedang menungguku....
malam2 yang seterusnya....
aku masih lupa untuk bertemu dengannya...
begitulah malam2 yang seterusnya...........
sejak akhir2 ini....
aku semakin melupakannya....
aku lalai....
aku leka.....
seterusnya, seterusnya dan seterusnya terus leka dibuai dunia....
hari itu.......
ketenangan yang ku damba tidak ku temui lagi....
kemana ketenangan itu pergi.......
aku gelisah dan resah.....
dan dari saat itu....
tiga sahabat itu iaitu ujian, dugaan dan cabaran datang menemuiku....
mereka berterusan menggangguku.....
aku menangis kerana tidak kuat....
ingin saja aku mati saat itu.....
tiga sahabat itu menemuiku.....
'mengapa kau menangis wahai hamba Allah.....?'
'mengapa kalian menggangguku.... setelah sekian lama kalian pergi... kenapa kini kalian hadir...??' aku menyoal mereka....
'wahai hamba Allah.... dia sedang merindui tangisanmu......'
aku diam dan terus diam.........
'kau sudah melupakannya.... di mana tangisan, aduan yang kau sering curahkan kepadanya dulu... sungguh, dia sedang merindui tangisanmu wahai hamba Allah......'
aku menangis, menangis sepuas hatiku..... ya, kini aku sudah lupa untuk menemuinya...
sudah pastinya dia merinduiku.....
malam itu,
aku bangun..........
aku memohon ampun daripadanya.....
dan saat itu ketenangan itu datang......
aku senang.......
dia.......
sumber ketenanganku.....
dia yang ku maksud kan itu.....
tuhanku iaitu Allah.......
terima kasih ya Allah kerana engkau kembali menyedarkan ku....... terima kasih.....